Doa Sebelum Puasa Sunnah Tarwiyah
Doa niat puasa sunnah Tarwiyah yang dibaca sebelum menjalankan ibadah puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah
Niat Puasa Tarwiyah
Niat wajib yang diucapkan sebelum memulai puasa sunnah Tarwiyah sebagai bentuk ikhlas karena Allah.
Berdasarkan anjuran Rasulullah SAW untuk memperbanyak amal saleh di 10 hari pertama Dzulhijjah. Meski tidak ada hadis spesifik tentang niat ini, kaidah fikih menyatakan semua ibadah memerlukan niat. Dibaca setelah makan sahur atau sebelum terbit fajar sebagai bentuk penetapan niat puasa. Puasa Tarwiyah merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pada 8 Dzulhijjah.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سُنَّةِ التَّرْوِيَةِ لِلهِ تَعَالَى
Tansliterasi
Nawaitu shauma ghadin ‘an sunnatit Tarwiyati lillahi ta’ala
Terjemahan
Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah besok hari karena Allah Ta’ala
Waktu yang dianjurkan
- Sebelum fajar
- Setelah sahur
Pengulangan
1xCukup diucapkan sekali sehari karena niat puasa bersifat harian.
Indikator
Mudah diucapkan
Mudah diingat
Popularitas
Keaslian sumber
Sumber
Riwayat: Sahih Bukhari
Kitab: Kitab Wahyu
Nomor Hadits: 1
Keaslian: Sahih (Autentik)
Keutamaan
- Mendapat pahala puasa sunnah
- Mendekatkan diri kepada Allah
- Menyempurnakan ibadah di 10 hari pertama Dzulhijjah
Frequently Asked Questions
Apakah harus melafalkan niat puasa Tarwiyah?
Lafal niat hukumnya sunnah. Niat dalam hati sudah cukup, tetapi melafalkannya lebih utama untuk membantu kekhusyukan.
Bolehkah menggabungkan niat puasa Tarwiyah dengan puasa Arafah?
Tidak boleh. Keduanya puasa berbeda hari (Tarwiyah 8 Dzulhijjah, Arafah 9 Dzulhijjah) sehingga memerlukan niat terpisah.
Verified By
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)
- IslamQA