Doa Nabi Zakaria Memohon Keturunan
Doa yang dipanjatkan Nabi Zakaria (AS) untuk memohon keturunan yang shaleh
Doa Nabi Zakaria Memohon Anak
Doa yang diajarkan Nabi Zakaria untuk memohon keturunan meski usia telah lanjut.
Nabi Zakaria (AS) memanjatkan doa ini ketika usianya sudah sangat tua namun belum dikaruniai anak. Allah kemudian mengabulkan doanya dengan kelahiran Nabi Yahya (AS) yang menjadi anak shaleh. Dibaca oleh pasangan yang belum dikaruniai anak atau ingin memiliki keturunan shaleh. Dianjurkan untuk memperbanyak doa ini dalam keadaan khusyuk terutama setelah sholat wajib.
رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا
Tansliterasi
Rabbī innī wahanal-'aẓmu minnī wasyta'alar-ra`su syaibā wa lam akun bidu'ā`ika rabbi syaqiyyā
Terjemahan
Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
Waktu yang dianjurkan
- Setelah sholat wajib
- Waktu mustajab (sepertiga malam terakhir)
- Saat merasa putus asa
Pengulangan
3-7xDapat dibaca berulang-ulang sesuai kemampuan. Beberapa ulama menganjurkan membaca 3x setelah sholat Subuh dan Maghrib.
Indikator
Mudah diucapkan
Mudah diingat
Popularitas
Keaslian sumber
Sumber
Al-Quran
Surah: Maryam
Ayat: 4
Keutamaan
- Memperkuat keyakinan akan kuasa Allah
- Dikaruniai keturunan yang shaleh
- Mendapatkan ketenangan hati
Frequently Asked Questions
Apakah doa ini hanya untuk yang belum punya anak?
Tidak, bisa juga dibaca oleh yang ingin memohon anak shaleh meski sudah memiliki anak
Bolehkah mengubah redaksi doa?
Lebih utama menggunakan redaksi Quran, namun boleh berdoa dengan bahasa sendiri setelahnya
Verified By
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)
- Al-Azhar