Doa Nabi Musa Memohon Kemudahan Urusan
Doa yang diajarkan Nabi Musa (AS) dalam Al-Quran untuk memohon kemudahan dalam urusan dan kelancaran berbicara
Doa Nabi Musa Memohon Kemudahan
Doa untuk memohon kelapangan dada, kemudahan urusan, dan kemampuan komunikasi yang baik sebagaimana dipanjatkan Nabi Musa (AS).
Doa ini dipanjatkan Nabi Musa (AS) saat mendapat perintah Allah untuk menghadap Firaun. Beliau memohon kemudahan karena merasa kurang lancar dalam berbicara. Dibaca ketika menghadapi kesulitan dalam urusan, perlu berbicara di depan umum, atau memulai tugas berat. Dianjurkan sebelum memulai aktivitas penting.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Tansliterasi
Rabbishrahli sadri, wa yassirli amri, wah lul ‘uqdatan min lisaani, yafqahu qauli
Terjemahan
Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.
Waktu yang dianjurkan
- Sebelum memulai pekerjaan
- Saat menghadapi kesulitan
- Sebelum presentasi atau pidato
Pengulangan
1-3xDapat dibaca sekali atau diulang 3 kali sesuai kebutuhan. Ulama menganjurkan konsistensi dalam membacanya.
Indikator
Mudah diucapkan
Mudah diingat
Popularitas
Keaslian sumber
Sumber
Al-Quran
Surah: Taha
Ayat: 25-28
Keutamaan
- Kemudahan dalam menyelesaikan masalah
- Ketenangan hati saat menghadapi tantangan
- Kefasihan dalam komunikasi
Frequently Asked Questions
Kapan waktu terbaik membaca doa ini?
Setiap kali menghadapi kesulitan atau sebelum memulai aktivitas penting seperti rapat, ujian, atau negosiasi.
Mengapa Nabi Musa (AS) memanjatkan doa ini?
Karena beliau merasa cemas dengan tanggung jawab berdakwah ke Firaun dan membutuhkan kemudahan dalam komunikasi.
Verified By
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)
- IslamQA