Doa Istikharah
Doa memohon petunjuk Allah dalam mengambil keputusan
Doa Istikharah
Doa meminta petunjuk Allah saat menghadapi pilihan sulit atau keputusan penting dalam kehidupan.
Diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat sebagai bentuk tawakkal kepada Allah dalam setiap keputusan. Riwayat dari Jabir bin Abdullah menyebutkan bahwa Nabi mengajarkan istikharah untuk segala urusan seperti mengajarkan surat Al-Quran. Dianjurkan dibaca setelah melaksanakan sholat sunnah istikharah 2 rakaat. Digunakan ketika menghadapi kebimbangan dalam memutuskan sesuatu yang mubah (diperbolehkan syariat).
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ
Tansliterasi
Allahumma inni astakhiruka bi 'ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as'aluka min fadhlika al-'azim. Fa innaka taqdiru wa la aqdiru, wa ta'lamu wa la a'lamu, wa anta 'allamul ghuyub. Allahumma in kunta ta'lamu anna hadhal-amra khairun li fi dini wa ma'ashi wa 'aqibati amri faqdurhu li wa yassirhu li thumma barik li fihi. Wa in kunta ta'lamu anna hadhal-amra sharrun li fi dini wa ma'ashi wa 'aqibati amri fasrifhu 'anni wasrifni 'anhu waqdur liyal-khaira haithu kana thumma ardini bihi.
Terjemahan
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon petunjuk-Mu dengan ilmu-Mu, memohon ketetapan-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan memohon karunia-Mu yang agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui hal yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini baik bagiku dalam agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka takdirkanlah untukku, mudahkanlah jalannya, dan berkahilah aku di dalamnya. Jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku dalam agama, kehidupan, dan akhir urusanku, maka palingkanlah dariku dan palingkanlah aku darinya, takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun adanya kemudian ridhailah aku dengannya.
Waktu yang dianjurkan
- Saat menghadapi pilihan penting
- Setelah sholat sunnah istikharah
- Sebelum mengambil keputusan besar
Pengulangan
1-7xDapat diulang selama 7 hari berturut-turut jika belum mendapat kejelasan. Ulangi sholat istikharah dan bacaan doanya setiap kali.
Indikator
Mudah diucapkan
Mudah diingat
Popularitas
Keaslian sumber
Sumber
Riwayat: Sahih Bukhari
Kitab: Kitab 21 (Jual Beli)
Nomor Hadits: 263
Keaslian: Sahih (Autentik)
Keutamaan
- Mendapat petunjuk terbaik dari Allah
- Menghilangkan keraguan dalam hati
- Mendapat ketenangan dalam memutuskan
- Melatih tawakkal kepada Allah
Frequently Asked Questions
Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat istikharah?
Bisa dilakukan kapan saja kecuali waktu terlarang sholat. Dianjurkan pada sepertiga malam terakhir atau setelah sholat tahajud.
Berapa hari harus mengulang istikharah jika belum dapat jawaban?
Ulangi maksimal 7 hari. Jika belum jelas, ikuti kecenderungan hati setelah beristikharah dan konsultasi dengan ahli agama.
Verified By
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)
- IslamQA