Doa Akhir Tahun Hijriyah
Doa untuk memohon ampunan dan perlindungan Allah di penghujung tahun Hijriyah
Doa Akhir Tahun Hijriyah
Doa memohon ampunan atas dosa selama tahun berlalu dan memohon penerimaan amal baik.
Berasal dari tradisi ulama salaf sebagai bentuk penyucian diri menjelang tahun baru Hijriyah. Tidak ditemukan riwayat sahih dari Nabi SAW, namun diamalkan sebagian masyarakat. Dibaca pada akhir bulan Dzulhijjah sebelum Maghrib sebagai bentuk refleksi diri dan permohonan ampunan.
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلِمْتَ عَلَيَّ فِيْهَا بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ، فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ، وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ، فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Tansliterasi
Allahumma ma 'amiltu fi hadhihis-sanati mimma nahaitan 'anhu wa lam tardhahu, wa nasituhu wa lam tansahu, wa halimta 'alayya fiha ba'da qudratika 'ala 'uqubatii, wa da'autanii ilattaubati min ba'di jaraati 'ala ma'siyatika, fa inni astaghfiruka faghfirlii, wa ma 'amiltu fiiha mimma tardha wa wa'adttani 'alaihits-tsawaba, fa as'aluka an tataqabbala minni wa la taqtha' rajaii minka ya kariim
Terjemahan
Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang Engkau larang, lalu Engkau tidak meridhainya. Dan aku lupa padahal Engkau tidak lupa. Engkau bersabar kepadaku setelah Engkau berkuasa untuk menghukumku. Engkau menyeruku untuk bertobat setelah aku berani berbuat maksiat. Maka aku mohon ampun, ampunilah aku. Dan segala yang telah kukerjakan berupa amal yang Engkau ridhai serta Engkau janjikan pahala kepadaku. Maka aku mohon kepada-Mu, terimalah amalku dan jangan putuskan harapanku dari-Mu, wahai Yang Maha Mulia.
Waktu yang dianjurkan
- Akhir Dzulhijjah
- Menjelang Maghrib
- Setelah Ashar
Pengulangan
1-3xDianjurkan membaca sekali secara khusyuk, namun beberapa ulama membolehkan pengulangan hingga tiga kali.
Indikator
Mudah diucapkan
Mudah diingat
Popularitas
Keaslian sumber
Sumber
Riwayat: Tradisi Ulama
Kitab: -
Nomor Hadits: -
Keaslian: Dhaif (Kelemahan sanad)
Keutamaan
- Membersihkan dosa setahun
- Meningkatkan kesadaran bermuhasabah
- Memperkuat tekad untuk lebih baik di tahun depan
Frequently Asked Questions
Apakah doa ini memiliki dasar hadis sahih?
Doa ini tidak ditemukan dalam kitab hadis sahih, namun merupakan ijma' ulama sebagai bentuk tradisi positif untuk muhasabah.
Kapan waktu terbaik membacanya?
Disunahkan membaca setelah sholat Ashar atau sebelum Maghrib di hari terakhir bulan Dzulhijjah.
Verified By
- Majelis Ulama Indonesia (MUI)